Sepanjang Tahun 2013 Nilai Tukar Rupiah Anjlok

Posted by Redaksi


Nilai Tukar Rupiah
Foto: teropongbisnis.com
 
Sepanjang tahun 2013 nilai tukar rupiah anjlok sebesar 20,8 persen secara point to point  ke level Rp 12.170 per dolar AS. Sedangkan bila dihitung secara rata-rata, merosot 10,4 persen (yoy) ke tingkat Rp10.445 per dolar AS. 

Menurut pandangan Bank Indonesia, melemahnya nilai tukar rupiah sepanjang tahun 2013 sesuai dengan fundamental perekonomian Indonesia, merosotnya nilai tukar Rupiah terutama disebabkan turunnya kinerja neraca pembayaran. Hal ini yang menyebabkan tekanan terhadap Rupiah.

Memburuknya neraca pembayaran ditandai dengan naiknya defisit transaksi berjalan di tahun 2013 yang diperkirakan mencapai 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan defisit pada tahun 2012 yang hanya 2,8 persen dari PDB.

Tak hanya itu, tingginya kebutuhan konsumsi BBM menyebabkan impor migas masih tinggi. Akibatnya defisit transaksi berjalan ikut tertekan. Neraca modal dan finansial juga tertekan yang membuat kinerja neraca pembayaran memburuk. Surplus transaksi modal dan finansial tergerus terutama dipicu sentimen terhadap pengurangan stimulus moneter di AS dan juga persepsi terhadap kondisi defisit transaksi berjalan.

Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo memastikan bahwa BI tetap berkomitmen menjalankan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamental ekonomi. "Tahun lalu terjadi defisit transaksi berjalan yang besar. Itu sebabnya penyesuaiannya melalui perkembangan nilai tukar yang terdepresiasi," tutur dia.


Referensi informasi: BI

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment